Mengenal Mid Century Modern, Pelopor Gerakan Rumah Modern

Mengenal Mid Century Modern, Pelopor Gerakan Rumah Modern
Mungkin sebagian dari Anda tidak begitu familiar dengan desain Mid Century Modern. Padahal sebagian besar desain interior maupun arsitektur modern yang kita kenal sekarang ini sesungguhnya bercikal bakal dari Mid Century Modern. Mid Century Modern dipandang sebagai gerakan dalam interior, produk, desain grafis, arsitektur, dan pengembangan kota dari sekitar tahun 1945 hingga 1975 setelah perang dunia.

Desain ini tumbuh di Amerika Serikat sebagai perkembangan dari desain sebelumnya yakni Bauhaus, sebuah desain yang mengambil nama institut seni di Jerman di mana desain itu lahir. Kondisi pasca perang dunia yang tidak stabil membawa banyak pergolakan dan perubahan. Ketika para arsitektur dan desaigner Jerman banyak yang bermigrasi ke Amerika Serikat, di saat itulah desain Mid Century Modern ini mulai berkembang. Desainer-desainer terkenal seperti Arne Jacobsen, Charles dan Ray Eames, Florence Knoll, George Nic merupakan beberapa pioner gerakan desain ini yang mana karyanya masih tetap ikonik hingga saat ini.

Seperti halnya perang, perubahan ekonomi dan kemajuan teknologi saat itu juga memengaruhi cara dan kebutuhan hidup manusia. Setelah Perang Dunia Kedua, terjadi perluasan kota dan suburbanisasi di Amerika Serikat akibat ledakan penduduk karena pulangnya para tentara dari perang secara masal. Bersamaan dengan itu muncul permintaan untuk perabotan modern untuk rumah-rumah modern baru yang bisa dibangun dengan cepat, terjangkau, dan fungsional.

Meski sudah lebih dari 50 tahun berlalu, desain ini tetap bertahan hingga kini. Hampir semua furnitur dan aksesoris rumah yang Anda temui saat ini terinspirasi dari desain Mid Century Modern. Desain ini kontemporer, abadi, minimalis, yang cocok untuk ruangan apapun. Secara sederhananya, ini adalah desain yang “old skool”. Ketika Anda melihatnya, Anda bisa merasakan kesan bahwa ini adalah sesuatu yang futuristik di era lampau.

Desain Mid Century Modern  dikenal menonjolkan garis-garis ramping, dengan bentuk dan tekstur organik dari material. Artinya desain ini tidak banyak melakukan perubahan dari fitur alami materialnya. Pada tingkat paling dasar, desain modern abad pertengahan dikenal untuk menyandingkan garis-garis ramping (pikirkan: kurus, pasak kaki di meja rias dan meja) dengan bentuk organik, menggunakan bahan dan metode baru untuk menata kembali potongan tradisional.

Fitur-Fitur yang Khas
Fitur yang membedakan desain ini dari desain lainnya terdiri dari karakteristik yang klasik, namun juga minimalis dengan garis-garis rapi yang bersih dan fungsional. Jika Anda melihat proyek desain yang mengikuti gaya Mid Century Modern, satu hal yang tidak Anda temui yakni banyaknya elemen yang berlebihan. Alih-alih menggunakan banyak ornamen dan elemen, Mid Century Modern adalah segalanya tentang menghilangkan elemen yang tidak penting dan menjadikan fungsi sebagai bintang utamanya. 
- Fungsionalitas itu penting, karena bentuk mengikuti fungsi
- Garis rapi dan ramping dengan bentuk organik dan geometris
- Ornamen minimal
- Eksplorasi berbagai bahan tradisional maupun non-tradisional
- Menyandingkan bahan yang berbeda, dan terkadang bisa begitu kontras

Material yang Beragam
Ciri khas lainnya adalah penggunaan metode dan bahan-bahan baru dalam konstruksinya, seperti penggunaan material plastik. Anda akan sering melihat material plastik dalam desain ini. Tapi, jangan dibayangkan kesan plastik yang murahan dan tiriuan itu. Plastik dalam desain ini digunakan secara maksimal pada kualitas yang tinggi serta pada desainnya sendiri yang otentik, bukan sekadar untuk meniru furnitur kayu. Digunakan juga bahan tradisional seperti kayu, dan bahan non-tradisional seperti logam, kaca, vinil, playwood, kaca akrilik dan Lucite. Bahan-bahan tersebut juga terdiri dari berbagai macam warna, termasuk warna dari netral ke tebal, dan penggunaan grafis hitam dan putih.

Berani Juga dalam Warna
Meskipun palet warna untuk layer ruangan didominasi dengan warna netral, desain Mid Century Modern juga terbuka dengan berbagai macam palet warna. Sebagian besar desain ini mungkin memilih dinding warna putih dan lantai kayu. Namun, furnitur dan aksesoris lainnya bisa hadir dalam beragam warna. Tampilan interior Mid Century Modern tidak takut menggunakan warna yang menonjol dan cerah. Dengan warna-warna yang cerah dan ceria, desain ini mengingatkan semangat tahun 1950-an yang menunjukkan pandangan optimisme dunia yang baru dengan nyaman, terlepas dari tahun-tahun perang yang menjemukan.

Terhubung dengan Alam
Karena desain modern abad pertengahan adalah tentang minimalisme, masuk akal bahwa gaya ini memiliki koneksi yang kuat dengan alam. Secara khusus, untuk Anda yang menginginkan desain yang berkelanjutan namun juga tetap cantik, maka ini adalah desain yang cocok untuk Anda. Penting untuk mempertimbangkan bagaimana alam dapat memengaruhi tata ruang rumah kita. Dalam arsitektur Mid Century Modern, jendela besar sering memainkan peran kunci. Jendela besar menciptakan perspektik akan lanskap alam di luar sana dan memungkinkan cahaya alami dapat masuk. Sedangkan untuk elemen dekorasi dan furnitur, barang-barang yang terbuat dari bahan alami seperti kayu, logam dan kulit atau tekstil katun juga mendominasi dalam desain ini. Jangan takut untuk menambahkan tanaman hijau untuk aksen desain Anda.