Kenali Kayu MDF, Bahan Pembuat Furniture Yang Paling Banyak Digunakan Di Pasaran

Kenali Kayu MDF, Bahan Pembuat Furniture Yang Paling Banyak Digunakan Di Pasaran
Kayu memang bahan yang paling umum digunakan untuk pembuatan furnitur. Tapi tahukah Anda kalau banyak sekali jenis kayu yang digunakan sebagai bahan furnitur, salah satunya MDF. MDF adalah singkatan dari Medium Density Fiberboard, salah satu jenis kayu olahan yang sering dijadikan bahan pembuatan furnitur. Berbeda dengan kayu solid, MDF bukanlah kayu solid yang diperoleh langsung dari batang pohonnya, melainkan kayu yang harus melalui prosers pengolahan pabrik. Kayu MDF ini terbuat dari potongan atau serpihan kayu yang kemudian diolah hingga menjadi padat.



Bagaimana Proses Pembuatan Kayu MDF?
Proses pembuatan kayu MDF atau MDF board ini melalui beberapa tahapan. Pada tahapan awal, kayu yang digunakan biasanya masih berbentuk bongkahan kayu besar yang langsung dipotong dari pohonnya. Bongkahan ini harus dipotong-potong menjadi ukuran kecil terlebih dulu. Selanjutnya, potongan kayu dipisahkan dari material lain yang mengandung logam, kaca, dan kertas untuk menjaga kemurniannya. Selain potongan kayu, bahan lain yang bisa ditambahkan adalah serbuk gergaji.

Proses selanjutnya adalah memasukkan bahan-bahan tersebut ke dalam mesin defibrating. Mesin ini akan merebus kayu hingga mengubahnya menjadi bubur kertas yang lembut dan lunak. Bubur kertas tersebut kemudian akan melewati conveyor belt untuk disemprotkan dengan bahan lain yaitu lem resin dan wax. Fungsinya adalah agar adonan bubur menjadi tahan air dan merekat dengan kuat ketika dipadatkan. Setelah itu adonan akan dimasukkan ke mesin pressing untuk melalui proses penekanan menggunakan suhu yang sangat tinggi. Pada saat proses pressing, serpihan kayu akan keluar menjadi sebuah papan dengan ukuran standar internasional, yakni 1220 x 2440 mm.

Kelebihan Kayu MDF
Meskipun tidak sekuat dan sepadat kayu solid, kayu MDF ini memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya cocok digunakan sebagai bahan pembuat furniture. Tak heran semakin banyak produk furnitur yang menggunakan kayu MDF ini. Apa saja kelebihannya? Berikut ini adalah kelebihan dari kayu MDF:

Tekstur Lebih Halus
Kayu MDF sengaja diolah untuk menghasilkan tekstur dan permukaan yang halus. Pembuatan kayu MDF telah melalui proses cetak dan amplas sehingga menghasilkan bentuk dan tekstur yang rapi sekaligus halus. Permukaan yang halus ini akan mempermudah Anda untuk mengecatnya dalam berbagai warna dibandingkan kalau Anda mengecat pada kayu solid biasa.

Bisa Menyerap Suara
Kayu MDF memiliki sifat dapat meredam suara dengan cukup baik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelapis dinding pada ruang kedap suara. Saat digunakan sebagai pelapis dinding, kayu jenis ini dapat menyerap suara suara berisik di dalam ruangan agar tidak terdengar ke luar ruangan. Kalau Anda ingin membuat studio musik atau ruang meeting kedap suara, maka kayu MDF ini adalah pilihan yang tepat.

Lebih Mudah Dibentuk
Dibandingkan kayu solid, kayu MDF lebih mudah untuk dipotong dan dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa memotongnya dengan menggunakan gergaji biasa karena teksturnya tidak sekeras kayu solid pada umumnya. Inilah alasan kenapa banyak sekali produk furnitur berbahan MDF dengan desain dan bentuk beraneka macam yang dijual di pasaran.

Tidak Mudah Patah
Kelebihan lainnya dari kayu MDF adalah tidak mudah patah saat dibentuk menjadi furniture. Karena proses pressing dan perekatan yang kuat membuat kayu ini cenderung lebih lentur jika dibandingkan dengan kayu solid biasa.

Relatif Lebih Terjangkau
Harga kayu MDF cenderung lebih terjangkau dibandingkan kayu plywood dan kayu solid. Alasannya karena bahan bakunya sebagian besar berasal dari sisa-sisa potongan kayu. Selain sisa potongan kayu, ada juga bahan sisa lainnya yaitu serbuk gergaji yang ditambahkan. Meskipun berasal dari bahan sisa, kayu yang dipadatkan ini kokoh untuk dirakit menjadi furnitur maupun rangka bangunan. Selain itu, kayu jenis ini cukup ramah lingkungan karena memanfaatkan sisa bahan yang tidak terpakai dari konstruksi kayu.

Kekurangan Kayu MDF
Di antara sejumlah kelebihannya, material MDF juga ternyata memiliki beberapa kekurangan. Berikut beberapa kekurangan kayu MDF:

Sulit Mengikat Sekrup dan Paku
Tidak seperti kayu solid yang mengikat sekrup dan kayu dengan baik, sekrup dan paku yang dipasang pada kayu MDF kemungkinan akan lebih cepat longgar karena kayu ini terbuat dari partikel halus. Jika Anda salah memasang paku pada kayu MDF, besar kemungkinannya paku tersebut tidak bisa menempel di tempat yang sama. Kalau pun bisa, paku tersebut tidak akan terpasang dengan baik dan berpotensi merusak kualitas kayu. Jadi, jangan sampai salah pasang paku di tempat yang sama.

Mudah Menyerap Air
Karena terbuat dari potongan dan sisa-sisa kayu yang partikelnya kecil, kayu MDF tidak memiliki kepadatan layaknya kayu solid. Kayu solid memiliki pori yang membuatnya mudah menyerap air. Meskipun mengandung lilin, kayu MDF lebih rentan terhadap air. Oleh karena itu, Anda harus ekstra hati-hati dalam merawat dan menyimpannya. Suhu ruangan yang terlalu lembap saja bisa membuat kayu menjadi berjamur. Jika Anda ingin membersihkan furnitur yang terbuat dari kayu MDF, disarankan untuk tidak menggunakan air. Cukup gunakan lap kering dan hindarkan dari tumpahan air.

Lebih Rentan Rusak
Salah satu alasan kayu MDF lebih rentan rusak adalah sifatnya yang mudah sekali menyerap air. Apabila kayu menyerap air secara berlebihan, tidak menutup kemungkinan panel kayu akan menjadi lembek dan hancur. Misalnya ketika rumah Anda terkena banjir, furnitur dengan bahan kayu MDF akan menjadi rusak dan sulit untuk dipakai kembali. Ketika kayu MDF sudah terkelupas atau retak, Anda akan sulit untuk memperbaikinya lagi.

Tidak Cocok untuk Desain Klasik / Tradisional
Berbeda dengan kayu solid yang masih memiliki tekstur dan motif kayu alaminya. Kayu MDF memiliki permukaan yang rata dan hampir tidak memiliki motif kayu yang alami. Kalau Anda senang dengan desain yang klasik atau tradisional, furnitur berbahan MDF tidak cocok untuk Anda. Tampilannya yang halus, rata, dan bersih membuat furnitur berbahan MDF lebih cocok untuk desain modern, tapi kehilangan banyak keunikannya.

Sekarang Anda sudah tahu apa itu kayu MDF dan apa kelebihan sekaligus kekurangannya. Sesungguhnya keputusan dan pilihan hendak memilih jenis kayu yang mana adalah tergantung pada kebutuhan. Jika Anda hendak membeli furnitur berbahan kayu, pastikan Anda tahu jenis bahan kayunya agar Anda mengerti bagaimana menyikapinya. Untuk membeli furnitur kayu dengan kualitas yang baik, Anda bisa mengunjungi KANA. KANA memiliki banyak pilihan furniture berbahan kayu, baik kayu solid maupun kayu MDF yang berkualitas. Ingin tahu apa saja koleksinya? Cek website KANA di sini sekarang juga!