Memiliki sofa dengan warna terang memang menyegarkan mata. Apalagi sofa berwarna terang adalah elemen yang cocok di segala jenis gaya desain ruangan. Namun masalahnya sofa berwarna terang ini rentan sekali kotor. Warnanya yang terang membuat noda sekecil pun bisa tampak mata. Oleh karena itu banyak orang yang bermain aman dengan menghindari sofa berwana terang dan lebih memilih sofa berwarna natural yang lebih gelap.

Kalau Anda suka sofa berwarna terang tapi di sisi lain juga khawatir soal rentannya terkena noda, maka tips yang satu ini harus Anda simak. Berikut ini beberapa tipsnya:

1. Hindari noda
Jangan makan, minum, berias, atau menggunakan kutek ketika duduk di sofa berwarna terang. Makanan dan pewarna buatan sangat mudah meninggalkan noda permanen. Oleh karena itu, sofa berwarna terang akan kurang cocok bagi Anda yang memiliki anak kecil. Mulai terapkan kebiasaan untuk menghindari aktivitas yang membuat sofa kotor. Jika Anda sudah terbiasa menghindari aktivitas tersebut, anggota keluarga lainnya juga akan ikut terdorong untuk membiasakan diri seperti Anda. Dengan begitu, sofa Anda tidak terlalu berisiko untuk terkena noda.

2. Melakukan vacuum secara rutin
Debu mikro dalam jumlah banyak yang dibiarkan menumpuk akan menyebabkan perubahan warna sofa menjadi kusam atau buluk. Melakukan penyedotan debu atau vacuum secara rutin akan menghindari debu yang menumpuk. Ini juga bisa membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

3. Membersihkan secara rutin
Membersihkan secara rutin segala sesuatu yang berwarna terang adalah wajib hukumnya. Selain melakukan penyedotan debu, Anda juga harus mengusapnya dengan menggunakan kain pada permukaan. Gunakan kain kering dan bersih untuk mengelap permukaan kain. Jangan lupa juga lap bagian sisi sofa seperti pada bagian rangka sandaran maupun kaki.

4. Pindahkan dan tutupi
Kalau Anda tidak bisa membersihkan sofa secara rutin, maka Anda perlu melakukan pencegahan agar sofa terhindar dari noda. Gunakan penutup pada sofa kalau Anda sedang tidak menggunakannya. Ketika Anda mengadapakan pesta atau acara apapun yang memunginkan banyak orang yang berkunjung, pertimbangkan juga untuk memindahkan sofa ke ruang lainnya yang tidak digunakan. Kalau memang tidak memungkinkan, gunakan slipcover atau pelapis lainnya di atas permukaan sofa.

5. Jauhkan dari sinar matahari
Jangan letakkan sofa di titik yang terkena sinar matahari secara langsung sepanjang waktu. Sinar matahari dapat memudarkan warna pada sofa. Memindahkan sofa ke tempat yang lebih teduh akan memperlambat proses memudarnya warna.

6. Sering ganti titik duduk
Terkadang ada bagian tertentu pada sofa yang dirasa lebih nyaman dan Anda selalu memilih duduk di bagian itu terus menerus. Seringlah berpindah sisi duduk supaya bagian sofa kesenangan Anda tidak membekas dan mengalami perubahan pada permukaannya. Kalau Anda sering duduk di area yang sama, permukaan pada area itu bisa lebih kusam atau lebih pudar dari titik yang lain akibat gesekan dengan pakaian Anda. Selain itu, bantalan sofa yang berkerut karena sering diduduki akan menampilkan lipatan dan tekukan yang jelas. Lipatan dan tekukan akan menarik debu yang kemudian dapat meninggalkan warna.

7. Lakukan tindakan segera apabila terkena noda
Jika Anda menumpahkan sesuatu pada sofa, lakukan tindakan segera. Gunakan air panas yang dicampur dengan sabun cair dengan konsentrasi sedang, kemudian celupkan kain warna putih atau netral. Usapkan kain yang telah basah tersebut untuk mengusap permukaan sofa yang terkena noda. Jangan menggunakan kain berwarna lainnya karena malah akan meninggalkan noda. Sedangkan untuk noda yang lebih pekat dan membandel, Anda bisa menggunakan cuka atau baking soda.

Read other articles related