Apakah ruangan Anda membutuhkan penyegaran dan pembaruan bantalan kursi untuk mendapatkan tampilan rumah yang baru? Apakah Anda bosan dengan motif bantalan kursi atau upholstery yang itu-itu saja? Cari tahu bagaimana menentukan upholstery yang tepat untuk rumah Anda!

Upholstery adalah material dari fabric atau kain pelapis bantalan kursi, sofa, furnitur, yang mencakup bahan, tekstur, motif, dan warna. Memilih dan menentukan upholstery sama susahnya seperti ketika Anda memilih furnitur. Upholstery atau kain pelapis bantalan sofa merupakan bagian penting dari furnitur. Ini juga merupakan investasi jangka panjang bagi Anda. Salah pilih warna atau motif sofa, maka keseluruhan tampilan ruangan yang Anda inginkan bisa berbeda sekali. Kalau sudah begitu, mau tidak mau Anda harus melihat penampakan ruangan Anda yang tidak sesuai ekspektasi tersebut setiap hari selama bertahun-tahun.

Bagaimana memilih Upholstery yang Cocok Untuk Sofa atau Kursi Anda?
Mitchel Gold dan Bob Williams, pendiri perusahaan home furnishing Amerika Serikat dalam www.sumbernya.com menyarankan bahwa ketika Anda hendak berbelanja sofa baru atau hanya sekedar ingin mengganti bantalan sofa, utamakan kebutuhan Anda yang sifatnya praktis. “Pertama, tentukan bagaimana Anda hidup dan siapa yang akan bersentuhan dengan furnitur tersebut,” kata Williams. Hal itu akan menentukan tipe material apa yang cocok untuk Anda. Anda mungkin menyukai tampilan dari bahan sutra velvet berwarna perak, namun tidak lama akan berantakan karena Anda memiliki anak kecil dan hewan peliharaan di rumah. Fabric untuk furnitur di area-area yang sering dijangkau seperti ruang tamu dan ruang keluarga, membutuhkan bahan yang berkualitas baik dan tahan lama. Sedangkan furnitur yang tidak terlalu sering mendapatkan kontak dengan orang, seperti tempat duduk kamar dan kepala ranjang dapat menggunakan berbagai bahan kain.

Kesalahan yang umumnya orang buat, menurut William adalah tidak memikirkan bagaimana fabric atau kulit menua seiring waktu. Periksa label dan tanyakan pertanyaan kepada petugas atau penjual tentang komposisi material dan apa yang dibutuhkan untuk mencucinya, lalu pikirkan tentang bagaimana perawatannya. “Bagaimana itu akan terlihat 5 tahun lagi? Apakah Anda bisa melakukan vacum cleaning secara rutin? Apakah Anda akan menutup tirai ketika pergi untuk menghindari kain pelapis sofa memudar secara alami akibat paparan sinar matahari?”

Upholstery Fabric yang Tepat untuk Rumah dengan Anak dan Hewan Peliharaan
Saat ini banyak bahan untuk upholstery yang indah dengan ketahanan yang baik. Untuk rumah dengan Anak dan hewan peliharaan, gunakan bahan yang mudah dirawat dan dibersihkan seperti suede atau sunbrella, bahan kain yang dibuat khusus untuk indoor dan outdoor. Anda juga bisa menggunakan slipcover atau pelindung upholstery untuk perlindungan ektra. Sedangkan jika menggunakan bahan kulit, Anda tidak akan mencemaskan tentang goresan dan noda. Dan jika Anda adalah orang berkeluarga yang sibuk, hindari kain-kain yang bertekstur lembut seperti sutra yang mungkin nyaman untuk dirasakan, tapi akan sangat merepotkan jika sudah terkena noda.
Memilih Bahan Upholstery yang Mewah

Jika anak kecil dan hewan peliharaan bukan masalah, Anda bisa lebih bebas memilih bahan upholstery. Mitchel Gold merekomendasikan bahan wool Tibet atau Linen Belgia yang lembut untuk menghasilkan tampilan yang mewah. Duduk dan merasakan sofa dengan upholstery bahan tersebut rasanya memang seperti dimanjakan. Namun tidak cocok jika Anda membawa makanan. Meskipun linen sangat tahan lama, dalam warna yang lebih terang, Linen tidak memberikan tingkat ketahanan noda yang dibutuhkan oleh rumah tangga dengan anak-anak. Jika Anda khawatir tenang perawatan (biaya), Anda tidak perlu menggunakan kain-kain mewah di atas untuk keseluruhan upholster sofa, tapi cukup gunakan pada bantal saja yang bisa sewaktu-waktu diganti jika Ada tren baru.

Jangan Lupa Pertimbangkan Motif Upholstery Itu Sendiri
Gunakan bentuk dari furnitur Anda sebagai pertimbangan dalam memilih pola dan moti kain untuk upholstery. Jika furnitur Anda berntuknya cenderung memiliki lengkungan, William Goth merekomendasikan Anda untuk memilih kain dengan warna polos solid atau tebal. "Pola atau tekstur dengan arah yang berbeda tidak melapisi dengan baik." Pola yang terlihat bagus di atas gulungan kain bisa jadi tidak terlihat bagus setelah dipotong terpisah dan disatukan kembali di sofa Anda, terutama jika itu adalah bentuk yang rumit dan berornamen. 

Pertimbangkan juga ukuran furnitur. “Kami menyukai bagian yang lebih besar, seperti sofa, dalam warna solid yang kaya atau netral klasik, sehingga Anda tidak akan bosan dari waktu ke waktu,” kata Williams. “Meriahkan dengan potongan-potongan yang lebih kecil, misalnya, kursi dengan warna atau pola yang lebih berani.” Pikirkan tentang perabotan lain di ruangan itu juga, terutama potongan kain lainnya. Anda akan ingin memastikan warna, tekstur, dan pola berfungsi dengan baik bersama.

Coba Sebelum Membeli
Aturan yang selalu harus Anda terapkan tiap kali hendak membeli apa saja adalah “cobalah”. “Cara paling mudah memastikan bahan upholstery yang Anda sukai akan cocok diterapkan pada bingkai latar tertentu dan nyaman ketika diduduki adalah dengan menyandingkannya dengan barang lainnya di toko. Misal, jika Anda menyukai kain tertentu yang dilipat di display toko, mintalah petugas toko untuk mengambilkannya dan sandingkan dengan kursi atau furnitur lainnya yang ada di toko untuk melihat apakah kain tersebut cocok. Jika Anda menggunakan kain yang custom, pastikan Anda tahu tampilan keseluruhan dari motifnya, bukan hanya sample kecil.
Read other articles related