Bagi kita yang hidup di perkotaan, tidak bisa dipungkiri bahwa mencari rumah atau tempat tinggal adalah hal yang tidak mudah. Kepadatan penduduk semakin meningkat, sedangkan jumlah lahan semakin terbatas. Tidak heran masyakarat perkotaan kini banyak yang melirik apartemen sebagai opsi tempat tinggal yang lebih praktis. Meski apartemen bisa dikatakan ruangannya lebih sempit dan tertutup, kenyamanan masih bisa dioptimalkan asal tahu bagaimana memilih dan menata furniture apartemen dengan tepat.

Salah satu miskonsepsi yang sering dipercayai orang adalah bahwa yang paling dibutuhkan untuk ruangan sempit adalah furniture apartemen yang minimalis dan fungsional. Jadinya, fokus utamanya hanyalah untuk mencari furniture yang fungsional, tanpa terlalu memikirkan desain interiornya. Padahal, desain dan penataan juga sangat berpengaruh dalam menciptakan tampilan ruangan yang seimbang dan serasi.
Di artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana tips agar furniture apartemen bisa cocok dan pas dengan ruangan apartemen yang tidak terlalu besar. Langsung saja kita cek apa saja tipsnya di bawah ini:

1. Furniture yang Ramping

Memilih furniture yang ramping dan minimalis adalah salah satu cara ampuh untuk menghemat tempat. Anda bisa mempertimbangkan memilih furniture bergaya Scandinavian dan Japanese yang minimalis. Pilih rangka kaki furniture yang tinggi dan ramping serta tidak memiliki banyak lengkungan yang berlebihan. Tetapi furniture yang semacam ini biasanya modelnya terbuka dan tidak memiliki ruang penyimpanan tertutup. Oleh karena itu, kalau Anda memutuskan memilih furniture yang ramping pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan lainnya yang memadai. Secara tampilan, furniture yang ramping membuat ruangan sempit tampak lebih lebih seimbang.

2. Furniture yang Space Saving dengan Organizer

Kalau Anda tidak ingin menggunakan furniture apartemen yang ramping dan terbuka, Anda bisa memilih furntiture space saving yang dilengkapi ruang penyimpanan. Furniture space saving banyak digunakan pada rumah bergaya Japanese yang minimalis. Pada dasarnya furniture space saving ini adalah furniture cerdas yang memiliki beberapa fungsi untuk memaksimalkan penggunaan tempat, khususnya fungsi penyimpanan. Salah satu contoh furniture spase saving adalah divan tempat tidur yang memiliki banyak ruang penyimpanan di bawahnya, atau meja makan yang bisa dilipat dan digeser ke arah dinding agar area ruang makan bisa dialihfungsikan menjadi ruang keluarga.

3. Cermin Tinggi

Memasang cermin pada ruangan yang kecil dapat membuat ruangan tampak lebih besar. Hal itu karena pantulan cermin seolah-olah menampilkan ruangan di sisi seberang yang lebih besar. Jika memang memungkinkan, gunakan cermin yang berukuran tinggi. Selain bisa membuat ilusi lapang, cermin juga bisa menambah estetika ruang.

4. Furniture Kaca atau Transparan

Hampir sama konsepnya dengan furniture ramping, penggunaan material kaca membuat furniture tampak terbuka. Ini membuat ruangan tidak terasa sesak dan menghimpit. Selain itu, furniture apartemen yang berbahan kaca bisa membuat tampilan terasa lebih modern dan bersih. Kalau Anda senang dengan ruangan bergaya modern kontemporer, furniture kaca adalah pilihan yang tepat.

5. Pilih Sofa yang Dudukannya Rendah

Konsep menghemat ruangan pada dasarnya tidak hanya berlaku pada penataan layout secara horizontal. Pemanfaatan ruang secara vertical juga harus dipertimbangkan. Itulah kenapa langit-langit ruang yang tinggi bisa menghasilkan tampilan ruangan lebih lapang. Untuk menyiasati pemanfaatan ruang secara vertikal, gunakan sofa yang dudukannya rendah. Tapi tidak dianjurkan untuk menyeragamkan tinggi semua furniture pada satu ruangan karena hal ini bisa membuat tampilan tidak seimbang. Variasi level tinggi furniture pada ruangan harus beragam.

6. Sesuaikan Warna Furniture dengan Warna Cat Ruangan

Kalau cat ruangan Anda berwarna terang, maka gunakanlah furniture berwarna yang lebih gelap, dan sebaliknya. Menyesuaikan warna ruangan selain agar ruangan tampak cantik juga dapat menghasilkan harmoni, khususnya pada ruangan yang tidak terlalu luas. Menyesuaikan warna adalah cara yang bagus untuk menciptakan focal point pada ruangan sehingga pandangan tidak terpecah dan membuat perasaan tidak nyaman.

7. Gunakan Lampu Dekoratif

Sebagian besar orang hanya menggunakan lampu utama yang diletakkan di tengah langit-langit dalam satu ruangan. Coba gunakan beberapa lampu dalam satu ruangan dengan daya yang lebih kecil dan lebih mendekati objek yang ingin disinari. Misal, gunakan table lamp pada meja, standing lamp di pojok ruangan dekat jendela, dan lampu gantung untuk bagian tengah. Pencahayaan yang tersebar membuat seakan-akan ruangan tampak lebih besar.

Kalau kamu masih bingung cari Furniture yang cocok untuk Apartemen kamu. Yuk! coba intip koleksi Furniture milik KANA klik disini.
Read other articles related