Memilih kursi makan? Bukankah kursi makan dan meja makan selalu dijual satu set? Tidak selalu. Sebagian besar orang mungkin lebih memilih membeli langsung satu set meja dan kursi makan karena lebih praktis dan lebih terjangkau. Namun bagi Anda yang ingin lebih berkreasi, Anda selalu bisa memilih meja dan kursi makan secara terpish dan memadupadankan sesuai selera Anda.

Bagi Anda yang memilih cara ini, mungkin mengalami beberapa dilema atau kebingungan untuk memilih kursi mana yang tepat. Seberap tinggi seharusnya kursi makan Anda? Apakah nyaman untuk gaya hidup Anda? Apakah bahan tahan lama? Berikut ini beberapa hal yang bisa membantu Anda.

1. Ukuran

Ukuran adalah elemen yang krusial dalam menentukan dan membeli furnitur, termasuk untuk kursi makan. Standar tinggi kursi umumnya 46 cm, dan standar tinggi meja adalah 76 cm. Ukuran yang pas adalah adanya jarak 30 cm antara bagian atas kursi –bagian dudukan– dengan bagian bawah permukaan meja. Ketika mengukur, pastikan juga ada cukup ruang di antara kaki meja dan kaki kursi ruang makan untuk kaki Anda. Ketika Anda sudah tahu ukuran tinggi yang pas dari kursi Anda, selanjutnya Anda harus mencari tahu berapa banyak kursi yang pas untuk meja makan Anda. Sisakan jarak 70 cm per kursi. Untuk meja makan dengan panjang 72 lebih nyaman diisi dengan 6 kursi, meja 246 cm untuk 8 kursi, dan meja 300 cm nyaman untuk 10 kursi. Tentu saja dalam keadaan darurat atau ketika ada pesta besar Anda bisa menyelipkan kursi tambahan.

2. Kenyamanan

Selalu ada kebimbangan dalam memilih kursi makan dengan upholster (lapisan bantalan) atau tanpa upholster, dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kursi tanpa upholster tentu lebih mudah dibersihkan dan tidak rentan dengan tumpahan dan noda. Kursi tanpa upholster juga lebih mudah diselipkan dan cocok untuk meja makan dengan ukuran yang lebih kecil. Namun, kalau Anda sering melakukan pesta perjamuan dan menginginkan kenyamanan ekstra saat aktifitas makan, kursi makan dengan upholster adalah pilihan Anda.

Lebih nyaman lagi apabila Anda menggunakan kursi makan dengan upholster yang tidak hanya pada bagian dudukan saja, melainkan juga pada bagian sandaran. Seperti kursi makan Bizkia Light Grey dari KANA ini. Kursi makan ini cocok untuk meja makan yang cukup panjang.

3. Perpaduan Gaya

Jika Anda senang memadu padankan tampilan, Anda perlu memikirkan bagaimana perpaduannya. Anda menginkan semuanya tampak melengkapi tanpa harus seragam sepenuhnya. Pikirkan tentang menggabungkan satu elemen yang konsisten dan satu elemen yang kontras. Kontras membuat ruang lebih menarik, sementara konsistensi akan membuatnya tidak merasa berlebihan.

Gabungkan dua motif atau finisihing dari beberapa kursi makan yang berbeda, namun masih memiliki unsur yang memiliki kesamaan. Contohnya, gunakan meja makan,  kursi makan samping, dan kursi makan ujung yang berbeda. …. (cari gambar lalu jelaskan)

4. Rangka

Terlepas dari apa bahannya, kursi harus mampu berdiri kokoh menopang beban dan tidak goyang ketika diduduki. Ini penting terutama jika Anda ingin membeli kursi bekas antik. Kursi makan kayu adalah yang paling umum digunakan dan memberikan ketahanan yang hampir menyamai ketahanan kursi besi. Kursi yang dibuat langsung oleh pengrajin terampil cenderung lebih tahan lama.

5. Cara Perawatan

Jenis material kursi makan Anda dapat mempengaruhi nuansa dalam ruang makan. Kursi besi dapat menambahkan kesan ringan dan modern, rotan dapat memunculkan suasana tropis, dan kayu dapat memberikan kesan hangat dan natural. Namun, masing-masing memiliki cara perawatan yang berbeda satu sama lain.

Jika Anda memiliki hewan peliharaan dan anak kecil, kursi makan Anda akan cenderung rentan dengan tumpahan dan noda. Kursi makan tanpa upholster akan ideal dalam hal ini karena mudah dibersihkan. Kulit, katun campuran, dan kain Sunbrella juga mudah dibersihkan dan tampak bagus. Noda makanan, air luar, atau bahkan tumpahan bisa dibersihkan dengan mudah pada material tersebut. Tetapi jika Anda benar-benar ingin meterial yang nyaman seperti chenille, atau bludru, lebih baik berikan penutup atau slipcover yang dapay dengan mudah dilepas pasang.

Karena kayu merupakan material yang paling banyak digemari untuk kursi makan, penting bagi Anda untuk mengingat bahwa meskipun ini mudah dibersihkan, kayu rentan berubah warna seriring waktu. Selain itu, tumpahan pada kayu juga harus segera dihilangkan karena dapat meninggalkan noda air. Hal yang sama berlaku untuk bahan kaca karena mereka dapat terlihat jelek karena noda sidik jari. Dan jika Anda menggunakan logam, pastikan logam itu tahan karat dan mudah dibersihkan dengan kain lembab.

6. Mobilitas

Memilih kursi makan juga mempertimbangkan kemudahannya dipindah-pindahkan. Artinya, kursi harus mudah diangkat dan dipindahkan. Terlebih jika kursi makan juga digunakan untuk fungsi lainnya. Bisa saja Anda membutuhkan tambahan kursi untuk ruang tamu ketika ada banyak tamu yang datang. Atau Anda juga merangkapnya sebagai kursi belajar. Pertimbangkan untuk memilih kursi yang tidak terlalu berat.

Kalau anda masih bingung memilih kursi makan yang cocok, yuk cek koleksi Kursi Makan KANA yang bakal bikin ruang makan kamu makin nyaman untuk makan bersama keluarga. cek disini.

Read other articles related