ga('send', 'pageview');
w150316_046 (1)

Yang Anda Harus Perhatikan Sebelum Memilih Lampu Meja

Mungkin Anda memilih atau membeli sebuah lampu semata-mata berdasarkan selera. Ya, memang sebagian besar dari kita seperti itu. Namun, terkadang kita masih kesulitan untuk memutuskan mana yang paling baik dari sekian banyak pilihan. Meja lampu yang kita kenal selama ini, yakni meja lampu yang memiliki bagian alas dan tudung  lampu memang lebih cenderung memberikan kesan klasik. Meskipun kini juga banyak meja lampu serupa yang hadir dengan desain yang lebih modern dan minimalis, tetap tak menghilangkan keunikan dan kemewahan meja lampu ini pada ruangan. Jika Anda masih bingung untuk memilih meja lampu yang tepat, beberapa hal di bawah ini bisa Anda gunakan sebagai pertimbangan.

 

Yang Anda Harus Perhatikan Sebelum Memilih Lampu Meja 1

Credit: Photo by Jose Soriano on Unsplash

 

Dimana lampu diletakkan

Sebagian besar kriteria-kriteria yang akan Anda gunakan untuk memilih lampu meja sesungguhnya berdasarkan tempat di mana Anda akan meletakkan lampu tersebut. Misalnya, jika Anda meletakkannya pada end table di antara dua kursi armchair tentu Anda tidak ingin lampu meja dengan bagian alas atau tudung yang terlalu besar karena akan menutupi dua pandangan orang yang duduk di dua sisi kursi yang berbeda. Di sisi lain, Anda juga tidak menginginkan lampu meja yang terlalu kecil sehingga tidak memancarkan cahaya yang cukup untuk ruangan. Rekomendasi yang tepat untuk meja samping adalah lampu meja dengan desain yang alasnya berbahan kaca dengan, atau alas dengan bentuk ramping dan tudung yang lebarnya tidak sampai mencapai tepi meja.

 

Bentuk

Hal pertama yang Anda lakukan ketika hendak memilih lampu meja yang tepat adalah dengan melihat bentuk alas dan tudungnya. Jika alasanya bundar, maka tudung yang juga berbentuk bundar akan tampak cocok. Siluet persegi atau angular cenderung terlihat lebih baik dengan tudung berbentuk persegi. Dan tentu saja, selalu ada pengecualian untuk aturan dekorasi – lampu kandil, dengan kombinasi kurva dan sudutnya, dapat menangani hampir semua bentuk. Dan, jika lampu Anda berbentuk bujur sangkar dan meja Anda berbentuk bundar, alas yang berbentuk bundar dapat melengkapi keduanya.

 

Ukuran

Tudung lampu harus sekitar dua pertiga dari ketinggian dasar lampu Anda atau 40% dari seluruh ketinggian lampu. Proporsi adalah kuncinya – terlalu tinggi maka efeknya akan sangat berat, terlalu pendek maka lampu Anda akan terlihat tidak seimbang. Sedangkan untuk lebar, ukuran lebar tudung lampu yang tepat adalah dua kali lebar alas lampu. Bagian terlebar tudung lampu setidaknya harus 1 setengah sentimeter dari bagian terlebar alas lampu. Dan ketika Anda mempertimbangkan lebar jangan lupa lokasi di mana Anda meletakkan lampu. Jika lampu Anda berada di samping tempat tidur atau di lorong yang sering dilewati, pilih tudung yang lebih sempit untuk menghindari senggolan.

 

Translucent atau opaque?

 

Anda menginginkan bentuk cahaya lampu yang translucent atau opaque?  Lampu meja dengan tudung yang menghasilkan cahaya translucent adalah ketika sejumlah cahaya menembus tudung lampu sehingga menghasilkan cahaya yang menyebar. Lampu meja translucent menggunakan bahan kain yang tembus pandant atau transparan. Sedangkan lampu meja yang menghasilkan cahaya berbentuk opaque adalah ketika cahaya lampu muncul dari bagian atas dan bawah tudung lampu sehingga menghasilkan pencahayaan yang dramatis. Lampu meja opaque menggunakan bahan kain yang solid dan tidak tembus pandang. Atau Anda bisa memilih perpaduan dari keduanya, yakni lampu meja semi transparent yang menghasilkan bentuk cahaya perpaduan dari keduanya.

 

Gaya dan desain

Saat membeli lampu untuk pencahayaan ruang, selama lampu tidak berdiri di tempat yang mengganggu, Anda bisa membeli lampu dengan gaya apapun yang mampu menegaskan “statement” dalam ruangan. Lampu meja yang ada pada gambaran kita selama ini memang cenderung lampu meja klasik dengan bagian tudung dan bagian alas dari vas yang berbentuk tambun. Namun, kini sudah banyak lampu meja yang memiliki beragam bentuk dan macam dengan variasi tudung maupun alas yang berbeda-beda. Anda bisa memilih alas berbahan keramik atau kaca, tudung berbahan fabric atau besi, serta warna solid atau motif.

 

Lampu meja berbentuk klasik dengan tekstur yang menyerupai batu seperti produk KANA di bawah ini akan cocok untuk ruangan bergaya transitional maupun modern. Warna abu-abunya yang netral cocok untuk diletakkan di berbagai gaya.

 

Jika Anda menginginkan desain yang lebih modern, lampu meja dari KANA yang satu ini adalah pilihan yang tepat. Berbeda dengan desain lampu meja yang kita kenal selama ini, alas lampu bukanlah vas atau keramik melainkan kayu. Didesain seolah-olah rangka kayu menyangga bagian tudung lampu membuat desain ini unik, namun cocok untuk ruangan yang lebih minimalis.

 

Desain lainnya yang bisa jadi pilihan Anda adalah lampu meja yang menyerupai lampu belajar dengan bagian alas berbahan kayu. Bagian tudung berwarna hijau yang ceria membuatnya cocok untuk kamar tidur anak atau remaja.

 

Perhatikan kabel

Jika Anda berencana untuk meletakkan lampu baru Anda di tempat tertentu di ruangan, periksa di mana sumber listrik atau stop kontak terdekat berada dan awasi lampu dengan kabel panjang jika perlu. Keputusan Anda sesungguhnya tidak sepenuhnya bergantung pada hal ini. Anda bisa menggunakan kabel ekstensi jika kabel lampu Anda terlalu pendek, meskipun ini akan tidak terlihat serapi jika hanya dengan kabel tunggal.

 

Pertimbangan untuk membeli sepasang

Banyak lampu meja yang dijual berpasangan. Jika Anda mencari lampu untuk samping tempat tidur, ingatlah bahwa membeli lampu yang dijual secara berpasangan biasanya lebih ekonomis. Jadi lihat dulu apa yang tersedia sebelum Anda terburu-buru membeli lampu meja secara satu persatu secara atau satuan, karena hal itu akan lebih mahal.

 

 

Disadur dari: www.ballarddesigns.comwww.idealhome.co.uk

Credit foto featured: atlantahomesmag.com

Share this post